Konfigurasi Rak Medium Duty: Single Face & Back-to-Back
Pilihan tata letak rak medium duty berdasarkan lebar lorong dan akses gudang Anda — dari satu sisi maupun dua sisi.
Ringkasan cepat
Rak medium duty tersedia dalam konfigurasi single face (satu sisi akses) dan back-to-back (dua sisi akses, punggung bertemu). Pemilihan konfigurasi ditentukan oleh lebar lorong, luas gudang, dan pola pengambilan barang.

Single Face
Konfigurasi single face menempatkan rak dengan satu sisi menempel ke dinding atau area tertutup, sehingga hanya dapat diakses dari satu sisi lorong. Konfigurasi ini paling umum digunakan di gudang kecil, area di sepanjang dinding, atau ruang dengan bentuk memanjang yang tidak memungkinkan akses dari kedua sisi.
Kelebihan single face adalah kemudahan instalasi dan fleksibilitas penempatan di ruang sempit, meskipun dari sisi efisiensi ruang per meter persegi biasanya kurang optimal dibanding back-to-back untuk gudang berukuran besar.
Back-to-Back
Konfigurasi back-to-back menggabungkan dua baris rak medium duty yang saling membelakangi, membentuk satu blok rak yang diakses dari dua lorong berbeda di kedua sisinya. Konfigurasi ini memaksimalkan kapasitas penyimpanan per meter persegi gudang karena satu lorong dapat melayani dua baris rak sekaligus.
Back-to-back paling sering dipakai di gudang menengah hingga besar dengan volume barang tinggi, seperti gudang retail, distribusi, dan logistik, di mana efisiensi ruang menjadi pertimbangan utama dalam desain layout.
Menentukan Lebar Lorong
| Metode Akses | Lebar Lorong Rekomendasi |
|---|---|
| Manual (jalan kaki) | 80-100 cm |
| Troli tangan | 100-120 cm |
| Hand pallet | 150-180 cm |
Lebar lorong ini menjadi faktor penting saat menghitung jumlah baris rak yang dapat ditempatkan dalam satu ruang gudang, terutama untuk konfigurasi back-to-back yang membutuhkan lorong di kedua sisinya.
Kombinasi dengan Multi Tier
Untuk gudang yang ingin memaksimalkan ruang vertikal tanpa melebihi batas tinggi 4 meter rak medium duty, konfigurasi multi tier dapat ditambahkan berupa penambahan level rak secara bertingkat dalam satu unit. Namun jika kebutuhan tinggi melebihi 4 meter, solusi yang tepat adalah beralih ke Mezzanine Racking yang dirancang khusus untuk struktur bertingkat dengan lantai kerja.

Cara Menentukan Konfigurasi yang Tepat
Tim TAP membantu menentukan konfigurasi paling sesuai berdasarkan denah gudang, lebar lorong yang tersedia, dan metode pengambilan barang (manual, troli, atau hand pallet). Denah dapat dikirimkan melalui WhatsApp untuk mendapatkan rekomendasi awal tanpa biaya.
Kesalahan Umum dalam Menentukan Konfigurasi
Kesalahan yang sering terjadi adalah memaksakan konfigurasi back-to-back pada gudang dengan lorong sempit, sehingga troli atau hand pallet sulit bermanuver dan justru memperlambat proses pengambilan barang. Sebaliknya, memilih single face pada gudang luas juga bisa menyisakan ruang yang tidak termanfaatkan secara optimal.
Karena itu, pengukuran lebar lorong dan simulasi alur kerja gudang sebaiknya dilakukan sebelum menentukan konfigurasi akhir, bukan hanya berdasarkan luas lantai gudang saja.
Sebagai patokan awal, gudang dengan luas di bawah 100 m2 umumnya lebih fleksibel menggunakan single face di sepanjang dinding, sedangkan gudang di atas 200 m2 dengan volume barang tinggi lebih diuntungkan oleh konfigurasi back-to-back yang memaksimalkan kapasitas per meter persegi.
Tim TAP juga dapat memberikan simulasi kasar jumlah baris rak yang muat di gudang Anda hanya dari ukuran panjang dan lebar ruangan, sebelum kunjungan survei langsung dilakukan bila diperlukan.
Penyesuaian konfigurasi juga tetap memungkinkan setelah instalasi awal, misalnya menambah baris rak back-to-back baru di sisi gudang yang sebelumnya kosong, selama lebar lorong yang tersisa masih memenuhi standar akses yang aman.
Jangkauan Lokasi: Pergudangan, Kawasan Industri, dan Perkantoran
Selain melayani gudang mandiri di area perumahan dan komersial, rak medium duty TAP juga banyak dipasang di kawasan industri sekitar Bekasi dan Karawang seperti MM2100, Jababeka, EJIP, Delta Silicon, KIIC, dan Suryacipta, tempat sebagian besar pabrik dan pusat distribusi berlokasi. Di Jakarta, area Marunda Center, Cakung, dan Pulogadung juga menjadi kawasan yang rutin dilayani, mengingat konsentrasi gudang logistik dan gudang finish good di wilayah tersebut.
Tidak hanya untuk gudang produksi, rak medium duty juga dipasang di gudang belakang gedung perkantoran (backroom) yang menyimpan arsip, alat tulis kantor, atau perlengkapan operasional gedung. Kebutuhan ruang penyimpanan di area perkantoran biasanya lebih kompak, sehingga ukuran standar atau custom kecil dengan konfigurasi single face lebih sering dipilih dibanding konfigurasi back-to-back berskala besar.
Untuk pelanggan di kawasan industri, jarak yang relatif dekat dengan pabrik TAP di Bekasi memungkinkan waktu pengiriman lebih cepat dibanding vendor dari luar wilayah Jabodetabek, sekaligus mempermudah kunjungan survei langsung sebelum instalasi dilakukan.
Artikel Terkait
- Panduan Layout Gudang dengan Rak Medium Duty
- Pasang Sendiri vs Jasa Profesional
- Standar vs Custom: Panduan Pilih Ukuran Rak Medium Duty
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa perbedaan single face dan back-to-back?
Single face adalah rak yang diakses dari satu sisi saja, biasanya ditempel ke dinding. Back-to-back adalah dua baris rak yang digabung punggung-punggung dan diakses dari dua sisi lorong yang berbeda.
Kapan sebaiknya memakai konfigurasi single face?
Single face cocok untuk ruang sempit, area dekat dinding, atau gudang kecil yang tidak memiliki cukup ruang untuk lorong di kedua sisi rak.
Apakah back-to-back lebih hemat ruang?
Ya, back-to-back lebih efisien untuk gudang luas karena satu lorong dapat melayani dua baris rak sekaligus, mengurangi jumlah lorong yang dibutuhkan.
Apakah multi tier termasuk konfigurasi rak medium duty?
Multi tier adalah pengembangan dari rak medium duty dengan lebih banyak level bertingkat, namun untuk tinggi di atas 4 meter sebaiknya menggunakan Mezzanine Racking, bukan multi tier rak medium biasa.
Butuh Bantuan Menentukan Layout Rak?
Kirim denah gudang Anda, tim TAP akan merekomendasikan konfigurasi paling efisien.
Konsultasi Layout